Hingga ke Daesung, Masalah yang Tidak Ada Henti-Hentinya bagi YG Family

4
Member Group Bigbang, Daesung / Channel A “News A”

by Aisya

Ini adalah serangkaian kontroversi dan kecurigaan yang datang beruntun. Dimulai dari kasus yang menimpa mantan member Bigbang, Seungri, sampai kasus prostitusi yang menyeret pendiri sekaligus produser YG Entertaiment, Yang Hyun Suk. Saat ini member Bigbang lain, Daesung, juga diselimuti kecurigaan atas kasus kepemilikan gedung yang dikekola sebagai tempat hiburan ilegal.

Sebelumnya, kritikan tajam sudah lama ditujukan kepada G-Dragon dan TOP atas kasus narkoba mereka, disusul oleh Seungri yang diperiksa karena kasus penyediaan layanan prostitusi dan penggelapan dana, dan sekarang ketidakjelasan kasus Daesung atas tempat hiburan ilegal yang semakin menodai nama Bigbang.

Pada tanggal 25 Juli lalu, program “News A” dari saluran Channel A memberitakan sebuah gedung di bawah kepemilikkan Daesung yang berada di Gangnam, Seoul, digunakan sebagai tempat prostitusi ilegal. Berdasarkan berita tersebut, gedung yang dibeli Daesung pada tahun 2017 itu melangsungkan kegiatan prostitusi ilegal. Ini berbeda dengan laporan yang dilaporkan dalam register bangunan.

Perwakilan dari pihak properti Daesung mengatakan, “Daesung di sini hanya berperan sebagai pemilik dan tidak memiliki hubungan apa-apa dengan bisnis tersebut. Sebagai pemilik gedung Daesung hanya mengetahui surat pendaftaran yang diterima dari pemilik usaha,” dan melanjutkan, “Jika ditemukan bukti bahwa kegiatan tersebut ilegal, kami akan memutus kontrak dengan penyewa”.

YG Entertaiment tidak dalam posisi untuk bisa memberi keterangan dalam hal ini.

Saat ini Daesung sedang menjalankan wajib militer sehingga tidak bisa memberikan keterangannya. Meskipun dia telah memberikan keterangannya melalui perwakilan dari properti tersebut, tetapi warganet menanggapi dengan dingin. Kecurigaan pada kasus yang dimulai dari member Bigbang lain bahkan kasus prostitusi yang menimpa mantan Excutive Producer YG Entertaiment, Yang Hyun Suk, membuat K-netz tidak bisa menutup mata atas kasus ini. Selain itu, jika bisnis prostitusi ilegal ini benar adanya, ada pendapat dari pekerja industri real estate yang mengatakan bahwa tidak mungkin pemilik gedung tidak mengetahui kegiatan yang terjadi pada gedungnya.

Bigbang pernah menjadi grup yang mewakili nama Korea, setiap album yang dikeluarkan menjadi lagu hits yang membuat Bigbang dicintai penikmat K-Pop. Tetapi hal itu ternodai dengan berbagai skandal yang disebabkan oleh sebagian besar membernya. Sekarang jika mendengar kata “Bigbang”, tidak hanya lagu hits bahkan pencapaiannya dalam industri musik yang akan teringat, melainkan tuduhan pelanggaran serta skandal seksualpun akan selalu mengikuti mereka. Hanya ada hitungan jari yang menjadikan Bigbang sebagai role model dan sekarang tidak ada lagi penyanyi yang bermimpi ingin menjadi “Bigbang kedua”.

Subscribe
Notify of
guest
4 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments