Aksi Gagah Lee Seunggi Dalam Drama ‘Vagabond’

15

by Ilham R. 

Lee Seunggi ‘Vagabond’ / Credit: Celltrion Entertainment

Drama Jumat-Sabtu SBS Vagabond memperlihatkan semangat perjuangan Lee Seunggi yang berperan sebagai Cha Dal Gun, seorang stuntman yang melompat dari kobaran api.

Vagabond yang akan tayang pada tanggal 20 September mendatang adalah drama mata-mata yang bercerita tentang seorang pria yang berusaha mengungkap kebenaran seputar kasus kecelakaan pesawat. 

Ini adalah melodrama aksi mata-mata yang menampilkan petualangan para ‘Vagabond’ yang berbahaya dan gamblang, yang kehilangan keluarga, anggota, dan bahkan nama mereka.

Lee Seunggi berperan sebagai Cha Dal Gun, seorang stuntman yang kehilangan keponakannya dalam kecelakaan pesawat terbang sipil dan menjalani kehidupan sebagai pemburu kebenaran yang ingin mengungkap skandal besar negaranya. Lee Seunggi mempersiapkan dan melatih aktingnya action-nya untuk dapat menunjukkan karakter Cha Dal Gun yang kuat dan gagah berani.

Dalam hal in, Lee Seunggi terlihat antusias dalam memerankan Cha Dal Gun dan malah terlihat seperti stuntman sungguhan. Dalam salah satu cuplikan dramanya, Cha Dal gun berhasil melarikan diri dari mobil yang meledak, dan berbaring di lantai di sebelah mobil yang terbakar. Cha Dal Gun terlihat memakai seragam yang sobek, wajahnya terlihat berkeringat  dan hangus karena asap dengan ekspresi yang penuh rasa sakit. Tampilan yang tidak nyaman dari raut wajah Cha Dal Geun menunjukkan bahwa dia bahkan tidak bisa membuka matanya sambil menyeka wajahnya yang bernoda. Hal ini semakin membuat para penonton semakin penasaran dengan jalan cerita Vagabond dan apa yang terjadi pada Cha Dal Geun dalam situasinya yang ekstrim.

Lee Seunggi saat syuting adegan mobil yang meledak ini memperlihatkan kesungguhannya dengan mengatakan “Aku saja yang menanganinya” terhadap larangan tim produksi karena kekhawatiran seandainya terjadi kecelakaan. Celltrion mengatakan, “Antusiasme dan kesungguhan yang ditunjukkan Lee Seunggi begitu besar sehingga semua orang di lapangan sampai berhenti mengambil adegan untuk memberikan tepuk tangan terhadap aksinya. Ini adalah sebuah adegan action yang paling berkesan yang tidak bisa dilihat tanpa air mata” sebutnya.     

Original article: http://tenasia.hankyung.com/archives/1814139

Translations by: Ilham Ramadhan [email protected]

Subscribe
Notify of
guest
15 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments